jump to navigation

Instalasi dan Konfigurasi Web Server (Apache), PHP, MySQL (Windows). December 14, 2009

Posted by Yanuarto in Komputer, Pemprograman, PHP.
trackback

Untuk memulainya kita membutuhkan antara lain :

  1. Apache. apache_2.2.8-win32-x86-openssl-0.9.8g.msi
  2. Versi terbaru dan stabil bisa didownload di

    http://httpd.apache.org/dist/httpd/binaries/win32/

  3. PHP. php-5.2.8-Win32.zip
  4. http://www.php.net/downloads.php

  5. MySql.
  6. http://www.mysql.com/downloads/mysql.html

  7. Teh manis hangat plus cemilan (optional)ūüėÄ

A. Instalasi Apache.

Double Click File Instalasi yang telah didownload

Bila kita tidak memiliki nama domain yang terdaftar di internet, kita bisa memasukkan alamat ip publik / private, atau localhost / 127.0.0.1 (IP loopback). Untuk Administrator’s Email Address bisa kita gunakan alamat email salah satu user di komputer yang punya hak administrasi terhadap web server ini. Misal : webmaster@localhost, webmaster@domain.net dll

Pilih fitur dari Apache yang ingin digunakan. Sesuaikan dengan kebutuhan.

Untuk alasan keamanan.. lokasi program kita rubah dari ‚ÄúC:\Program Files\Apache Group‚ÄĚ ke lokasi lain yang kita kehendaki agar tidak mudah tertebak oleh penyusup (Cracker). Misal ke E:\Apache2_2. Kalau sudah klik tombal next dan Install

Saatnya untuk test web server yang sudah kita install. Buka browser favorit anda, dan ketik http://localhost. Bila seperti gambar dibawah ini berarti kita sudah berhasil menginstal Apache Web Server.

B. Instalasi PHP

Untuk PHP kita tidak mengunakan file instalasi, tapi berupa file kompresi yaitu php-5.2.8-Win32.zip yang akan kita ekstrak dengan program bantuanWINZIP atau WINRAR ke lokasi yang kita inginkan. Misal ke C:\PHP, D:\PHP atau ke E:\PHP.

Agar PHP bisa terintegrasi dengan Apache sebagai Module, maka pada file httpd.conf (E:\Apache2_2\conf\httpd.conf) tambahkan baris berikut setelah baris ‚ÄúAddType application/x-gzip .gz .tgz‚ÄĚ.

Copy file ‚ÄúE:\PHP\ php.ini-recommended‚ÄĚ ke C:\WINDOWS, dan rubah namanya menjadi php.ini

Edit file php.ini pada bagian

extension_dir = “E:\PHP\ext”

Restart Apache.

Untuk pengetesannya kita buat file info.php di E:\apache2_2\htdocs, yang berisi

<?php

phpinfo();

?>

Bila browser yang telah kita alamatkan ke http://localhost/info.php  menunjukkan tampilan seperti gambar dibawah ini, berarti kita telah berhasil mengintegrasikan php sebagai module apache.


C. Instalasi MySQL

MySQL yang saya gunakan berversi 5. Untuk versi terbarunya bisa di download pada situs resmi mysql.

Double klik mysql installer, dan klik next

Set setup type klik custom

Pilihan Fitur-fitur yang akan diinstal, dan tentukan lokasi tujuan program

Pilihan untuk mendaftar di mysql.com

Setelah proses penginstalan selesai, lanjut ketahapan konfigurasi MySQL Server

Pilih Configuration Typenya pada ‚ÄúDetailed Configuration‚ÄĚ.

Set Server Typenya pada ‚ÄúDeveloper Machine‚ÄĚ bila ingin mengunakan sedikit sumber daya memori dan hanya digunakan sebagai pengembangan aplikasi. Bila pc anda memang ditujuan untuk server web / aplikasi maka ‚ÄúServer Machine‚ÄĚ bisa jadi pilihan. Kalau memang ditujukan sebagai server database maka ‚ÄúDedicated Mysql server machine‚ÄĚ pilihannya.

Pilih Database Usage pada Multifunctional Database, dan Approximate Number Concurrent connections pada Decision Support (DSS) /OLAP.

Network Options

Set Default Character pada Standart Character Set

Pada Window Options, jadikan mysql sebagai window service. Agar mysql service otomatis berjalan pada setiap komputer dinyalakan, kita bisa mencentlang ‚ÄúLaunch the mysql service automatically‚ÄĚ. Jangan lupa untuk mencentlang Include bin directori in windows path, jadi anda bisa menjalankan langsung perintah-perintah mysql ada command prompt (CMD), tanpa menjabarkan lokasi program mysql.

Bagian ini merupakan keharusan untuk keamanan mysql server. Masukan password untuk root, dan biar kan akses root hanya untuk computer lokal saja, dengan tidak mencentlang enable root access from remote machine. Jika sudah selesai tekan finish.

Untuk mencoba apakah keseluruhan instalasi dan konfigurasi dari aplikasi-aplikasi tersebut bisa berjalan dan berkoneksi, kita buat halaman percobaan koneksi perintahnya seperti gambar dibawah ini

Save As dengan nama file koneksi.php dan simpan di E:\apache2_2\htdocs

Masukan pada browser alamat http://localhost/koneksi.php dan klik go atau tekan . Bila Muncul halaman koneksi.php seperti gambar dibawah ini, berarti kita telah berhasil menginstalasi dan konfigurasi Apache Web Server, PHP, dan MySql.

Comments»

1. Riki Rinaldi - November 24, 2011

Saya mengunakan AppServ (Sekali Install udah complete dengan PHP 5 dan MySql serta Apache). di localhost berjalan lancar. Ketika saya setting di Server Asli dengan menggunakan IP Public, file web yang saya bikin hanya menampilkan data static dan saat login untuk area admin tidak bisa konek ke database. Begini yang keluar :

Warning: mysql_connect() [function.mysql-connect]: Host ‘sicserver-iii.sumigita-inwha.co.id’ is not allowed to connect to this MySQL server in C:\AppServ\www\www.sumigita-inwha.com\admin\include\dbfunctions.php on line 12
Gagal Membuka Database!

Line 12. $db_connection = mysql_connect($db_host, $db_user, $db_password) or die (“Gagal Membuka Database!”);

$db_host = “IP Public”;
$db_name = “nama database”;
$db_user = “root”;
$db_password = “password saat instal”;

Apa yang salah ya kawa2…. tolong di bantu donk……

2. Yanuarto - November 28, 2011

@Riki Rinaldi:

Kalau masih dalam satu Host, db_hostnya di set saja ke lokal.
$db_host = ‚ÄúIP Public‚ÄĚ rubah menjadi $db_host = “localhost”;

Semoga bisa membantu.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: